STIKes Muhammadiyah Kuningan

Jl. Raya Pangeran Adipati No. D4 Kel. Cipari Kec. Cigugur Kab. Kuningan

Islami, Inovatif & Berkualitas

SIDANG KARYA TULIS ILMIAH (KTI) SEBAGAI SYARAT KELULUSAN MAHASISWA D3 FARMASI STIKES MUHAMMADIYAH KUNINGAN

Kamis, 08 Agustus 2019 ~ Oleh M. Fickry ~ Dilihat 75 Kali

     Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil dari penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah, seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

    Di perguruan tinggi, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

   STIKes Muhammadiyah Kuningan menugaskan mahasiswa tingkat akhirnya untuk menyusun karya ilmiah dan di persentasikan yang berguna sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswanya. Kegiatan sidang ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli sampai 9 Agustus 2019.

   Menurut Imas Maesaroh m.Farm.,Apt selaku Wakil Ketua I yang membawahi bidang akademik menambahkan, sidang KTI adalah salah satu proses dibidang akademik yang harus ditempuh oleh semua mahasiswa D3 Farmasi STIK MK sebagai salah satu syarat kelulusan untuk meraih gelar Ahli Madya Farmasi (Amd. Farm). Sidang KTI ditempuh setelah mahasiswa melakukan penelitian baik dibidang farmasi komunitas ataupun penelitian di laboratorium dengan dibimbing oleh dosen pembimbing dan hasilnya diuji dan dipertahankan dihadapan dosen penguji KTI. Penelitian merupakan bagian dari catur darma perguruan tinggi, sehingga diharapkan hasil dari penelitian dari mahasiswa kami kolaborasi dengan dosen pembimbingnya mudah-mudahan bisa bermanfaat khususnya bagi institusi dan bagi masyarakat pada umumnya. Karena banyak inovasi dari penelitian mahasiswa dan dosen yang berpotensi untuk dikembangkan bagi kepentingan masyarakat.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT